Analisis Komponen Utama dengan Dekomposisi Nilai Singular sebagai Pembobot Indikator Budaya Keselamatan

Clara Jovanka Saputra, Irlandia Ginanjar, Restu Arisanti, Dikdik Sidik Purnama

Abstract


Budaya keselamatan secara umum menunjukkan pemahaman sumber daya manusia dalam suatu lembaga terhadap program Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Pembobotan dalam survei budaya keselamatan digunakan untuk meninjau keberhasilan penerapan budaya keselamatan di PSTNT BATAN Bandung. Pembobotan survei budaya keselamatan dalam PERKA BATAN No.200/KA/X/2012 yang dilakukan terhadap lima dimensi dan tiga puluh tujuh atribut pertanyaan bersifat subjektif. Subjektivitas pada pembobotan berpotensi mengakibatkan kekeliruan dalam peninjauan hasil penerapan budaya keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pembobotan survei budaya keselamatan secara objektif menggunakan metode Analisis Komponen Utama dengan Dekomposisi Nilai Singular. Metode ini digunakan untuk membentuk kombinasi linear dari atribut dan dimensi budaya keselamatan, dari kombinasi linear ini kemudian dikonversi menjadi persamaan Indeks Budaya Keselamatan dengan penimbang budaya keselamatan terstandarisasi sebagai bobot indikator budaya keselamatan. Hasil dari analisis ini menunjukkan bahwa bobot dari setiap atribut budaya keselamatan dengan memanfaatkan data hasil survei budaya keselamatan di PSTNT BATAN Bandung pada tahun 2018 dinyatakan dengan persamaan sebagai berikut: ???? = 0.029(????11 + ????13 + ????26) + 0.028(????12 + ????15 + ????21 + ????23 + ????28 + ????31 + ????32 + ????42 + ????43 + ????53 + ????54) + 0.027(????14 + ????22 + ????27 + ????34 + ????35 + ????44 + ????49 + ????52 + ????55 + ????56 + ????57) + 0.026(????16 + ????24 + ????29 + ????210 + ????33 + ????41 + ????45 + ????46 + ????48) + 0.025(????47 + ????51) + 0.024 ????25. Atribut yang memerlukan perhatian khusus dalam penerapan budaya keselamatan adalah terkait rencana bisnis, penetapan kebijakan, kegiatan rapat, komunikasi berbasis media dan keterlibatan dalam kegiatan. Indeks Budaya Keselamatan yang diperoleh PSTNT BATAN Bandung pada tahun 2018 adalah sebesar 74.81, yang berarti penerapan budaya keselamatan telah dilakukan dengan baik.


Full Text:

PDF

References


Guldenmund F. 2010. Understanding and Exploring Safety Culture.

Fu YK & Chan YL. 2013. A Conceptual Evaluation Framework for Organisational Safety Culture: An Empirical Study of Taipei Songshan Airport. Journal of Air Transport Management. 34: 101-108.

Johnson RA & Wichern DW. 1998. Applied Multivariate Statistical Analysis. Second Edition. New Jersey: Prentice-Hall International.

Hidayat Y, Purwandari T & Ginanjar I. 2016. Measuring the Citizen Satisfaction of Bandung Using Benefit Performance Index and Principal Component Regression. The 2nd International Conference on Applied Statistics. ISSN: 2579-4361.

Petroni A & Braglia M. 2000. Vendor Selection Using Principal Component Analysis. Journal of Supply Chain Management. 36: 63-69.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

© 2017-2020 | Hak Cipta Dilindungi | Departemen Statistika FMIPA Universitas Padjadjaran | Powered by OJS