ANALISIS BIPLOT UNTUK MENGETAHUI KARAKTERISTIK PUTUS SEKOLAH PENDIDIKAN DASAR PADA MASYARAKAT MISKIN ANTAR WILAYAH KECAMATAN DI KABUPATEN OGAN ILIR

Didin Astriani P, Oki Dwipurwani, Dian Cahyawati

Abstract


Masalah  putus  sekolah  pendidikan  dasar  masih  menjadi  masalah  yang  perlu  diperhatikan, terutama  pada  masyarakat  miskin.  Demikian  juga  di  Wilayah  Kabupaten  Ogan  Ilir  yang masih  memiliki  jumlah  penduduk  miskin  relatif  cukup besar.  Wilayah  ini  terdiri  dari  16 Kecamatan dengan beberapa diantaranya adalah hasil pemekaran. Karakteristik wilayah antar kecamatan hasil pemekaran yang saling berbeda, merupakan faktor yang dapat menyebabkan karakteristik putus sekolah pendidikan dasar antar  kecamatan berbeda-beda, sehingga perlu dianalisis  untuk  mendapatkan  pemetaan  masalah  putus sekolah  antar  kecamatan  terhadap
faktor-faktor yang berkaitan dengan karakteristik putus sekolah pendidikan dasar. Pemetaan ini diperoleh dengan menggunkan Analisis Biplot. Objek yang diamati dalam penelitian ini adalah  seluruh  kecamatan  yang  berada  di  Kabupaten  Ogan  Ilir,  sedangkan  yang  menjadi karakteristik  peubahnya  adalah  Angka  Putus  Sekolah, Angka  Partisipasi  Murni,  Persentase Anak yang Bekerja, Tingkat Motivasi Anak, Tingkat Motivasi Orang Tua, Persentase Tingkat Pendidikan Kepala Keluarga yang Tidak Tamat SD, danJumlah Anak. Hasil Analisis Biplot diperlihatkan  bahwa  Kecamatan  Payaraman  dan  Kandis  mempunyai  kemiripan  dalam  hal karakteristik  Jumlah  Anak, Persentase  Pendidikan  Kepala  Keluarga  yang  Tidak  Tamat  SD dan  Angka  Putus  Sekolah  yang  relatif  tinggi,  serta  Angka  Partisipasi  Murni  yang  relatif rendah. Peubah Angka Putus Sekolah mempunyai korelasi yang kuat dengan peubah Angka Partisipasi  Murni,  Persentase  Anak  yang  Bekerja,  Persentase  Pendidikan  Kepala  Keluarga yang Tidak Tamat SD, dan Jumlah Anak. Kecamatan Muara Kuang mempunyai karakteristik
Angka Putus Sekolah  yang sangat tinggi dan Angka Partisipasi Murni  yang sangat rendah. Berdasarkan  hasil  ini,  diharapkan  dapat  menjadi  pertimbangan  bagi  Pemerintah  Daerah Kabupaten  Ogan  Ilir  agar  lebih  mengutamakan  kebijakan-kebijakan  yang  diterapkan  untuk menangani masalah putus sekolah dengan karakteristik wilayah masing-masing kecamatan.

Keywords


Angka Putus Sekolah Pendidikan Dasar; Masalah Kemiskinan; Metode Biplot;

Full Text:

PDF

References


Anton, H. & C. Rorres. 2002. Aljabar Linier Elementer, Edisi Kedelapan Jilid 1. Erlangga, Jakarta.

Sartono, B., F.M. Affandi, U.D. Syafitri, I.M. Sumertajaya & Y. Agraeni. 2003. Analisis Peubah Ganda. Jurusan Statistika FMIPA IPB, Bogor.

Sharma, S. 1996. Applied Multivariate Techniques.John Wiley & Sons, Inc. New York.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

© 2017-2020 | Hak Cipta Dilindungi | Departemen Statistika FMIPA Universitas Padjadjaran | Powered by OJS