Faktor Resiko Kejadian Tuberkulosis: Case-Control Study Di Wilayah Ethiopia

Authors

  • Mewa Nirwana Departemen Statistika FMIPA, Universitas Padjadjaran
  • Hanifa Deityana Departemen Statistika FMIPA, Universitas Padjadjaran
  • Ananda Dewi Suhardana Departemen Statistika FMIPA, Universitas Padjadjaran
  • Restu Arisanti Departemen Statistika FMIPA, Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.1234/pns.v10i.118

Keywords:

Tuberculosis, Analisis Regresi Logistik, Odds Ratio, Addis

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi bakteri menahun yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan kebanyakan menyerang paru-paru. TB merupakan salah satu penyakit dari 10 penyebab kematian di dunia [1]. Perlu diidentifikasi faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan penyakit TB paru di Ethiopia. Tujuan penelitian ini adalah secara umum untuk mengetahui faktor-faktor risiko kejadian TB paru pada penderita TB paru di Ethiopia. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Logistik Biner dengan menggunakan karakteristik faktor risiko TB yaitu kondisi lingkungan (Jumlah anggota keluarga yang tinggal di rumah), status sosial ekonomi (Rata-rata pemasukan perbulan rumah tangga), gaya hidup (merokok atau tidak merokok) dan riwayat kontak (adanya kontak langsung atau tidak langsung dengan pengidap TB). Faktor tersebut sesuai dengan kriteria penelitian yang dilakukan Muh. Yusran Yunus, sehingga akan digunakan metode analisis regresi logistik biner [2]. Dari model yang terbentuk, menjelaskan meningkatnya kualitas tingkat kondisi tempat tinggal atau semakin sedikit orang yang tinggal di tempat tersebut akan menurunkan kejadian TB paru sebesar 0,222 kali. Status sosial ekonomi meningkat sebesar 1 Birr akan meningkatkan TB paru sebesar 0,097. Selain itu, meningkatnya perilaku merokok akan meningkatkan TB paru sebesar 0,948 sedangkan meningkatnya riwayat kontak akan meningkatkan kejadian TB paru sebesar 1,118. Faktor status sosial ekonomi tidak memberikan pengaruh terhadap kasus TB Paru. Sehingga didapatkan faktor risiko terjadinya TB paru di Addis Ababa, Ethiopia adalah faktor kualitas tingkat kondisi tempat tinggal, perilaku merokok, dan riwayat kontak dengan penderita TB paru.

Downloads

Download data is not yet available.

References

WHO. "Global Tuberculosis Report 2019". Geneva: World Health Organization. 2019

Yunus, Y. M.. "Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian TB Paru di Wilayah Pesisir Kecamatan Tallo Kota Makasar (Wilayah Kerja Puskesmas Rappokalling)". Makassar: Universitas Hasanuddin. 2018

Notoadmodjo,S. "Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni". Jakarta: Rineka Cipta. 2007

Prihanti, Gita Sekar. "Strategi Belajar. Malang". Universitas Muhammadiyah.Malang. 2015

Gujarati, Damodar. "Ekonometri Dasar. Terjemahan: Sumarno Zain". Jakarta: Erlangga. 2003

Hosmer, D., Lemeshow, S., & Sturdivant, R. "Applied Logistic Regression". New Jersey: John Wiley & Son, Inc., Hoboken. 2013

Santoso.B. "Fisiologi dan Biokimia Pada Komoditi Panenan Hortikultura".Yogyakarta:Kanisius.2008

Ghozali. "Aplikasi Analisis Multivariete Dengan Program IBM SPSS 25 (Edisi 9)". Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. 2018

Ahmadi. “Fakto-faktor yang mempengaruhi interaksi belajar mengajar”. Pustaka Setia: Bandung.2005

Fitriani, Eka. "Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis paru"(http://jurnal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujph) diakses pada April 2021. 2013.

Shimeles, E., Enquselassie, F., & et al. "Risk Factors for Tuberculosis: A case-control study in Addis Ababa, Ethiopia". PLoS ONE, 14(4): e0214235. 2019.

Downloads

Published

2021-12-30

How to Cite

Nirwana, M. ., Deityana, H. ., Dewi Suhardana, A. ., & Arisanti, R. . (2021). Faktor Resiko Kejadian Tuberkulosis: Case-Control Study Di Wilayah Ethiopia. Prosiding Seminar Nasional Statistika, 10, 52. https://doi.org/10.1234/pns.v10i.118