PERHITUNGAN PREMI TUNGGAL BERSIH ASURANSI JIWA KREDIT

Authors

  • Gatot Riwi Setyanto Departemen Statistika FMIPA Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.1234/pns.v10i.123

Keywords:

asuransi jiwa kredit, tenor pinjaman, amortisasi, premi tunggal bersih

Abstract

Lembaga keuangan memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan melakukan berbagai inovasi untuk mengimbangi kebutuhan dan perkembangan zaman yang semakin maju. Salah satu produk dari lembaga keuangan/ perbankan adalah produk berbentuk kredit atau pinjaman yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai keperluan modal ataupun kebutuhan konsumtif seperti pembelian perumahan (KPR), motor, mobil, dan sebagainya. Sebagai langkah antisipasi sebelum pinjaman kredit kepada para calon debitur disetujui, lembaga keuangan maupun perbankan menjalankan prosedur baku yang dikenal dengan prinsip 5C (character, capacity, collateral, capital, dan condition of economics) dari calon debitur, dengan tujuan untuk meminimal risiko kredit macet dikemudian hari. Pada faktanya, risiko perbankan tidak hanya berupa gagal bayar atau yang dikenal dengan kredit macet karena kesengajaan atau kolusi, namun masih ada risiko gagal bayar karena meninggalnya debitur yang menyebabkan bahwa pinjaman belum terlunasi keseluruhannya. Menyikapi kemungkinan terjadinya hal di atas, pihak lembaga keuangan/perbankan mengambil kebijakan bahwa para debitur diwajibkan untuk mengikuti asuransi jiwa berjangka selama jangka waktu yang disesuaikan dengan tenor pinjaman. Untuk kepentingan hal tersebut, maka pihak perbankan biasanya menggandeng pihak lembaga asuransi jiwa. Perusahaan asuransi melalui produk asuransi jiwa kredit akan memainkan peran sebagai instrumen pencegah risiko kredit tidak terbayarkan karena debitur meninggal dunia. Oleh karenanya, harus dipastikan besar premi tunggal bersih yang harus dibayarkan diawal peminjaman kredit. Berkenaan dengan hal di atas, makalah ini akan memberikan gambaran dan serta konsep perhitungan premi tunggal bersih pada asuransi jiwa kredit dengan jangka waktu sesuai tenor pengembalian pinjaman, agar pada saat debitur meninggal dunia, ia dapat membayarkan sisa pinjaman yang belum terbayarkan kepada lembaga pemberi pinjaman/perbankan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bowers L Newton Jr., Actuarial Mathematics 2nd , The Society of Actuaries, Schaumburg, Illinois, 1997.

Kellison G. Stephen, The Theory of Interest, Geogia State 2nd Ed. , Irwin McGrawHill, 1991

Downloads

Published

2021-12-30

How to Cite

Riwi Setyanto, G. . (2021). PERHITUNGAN PREMI TUNGGAL BERSIH ASURANSI JIWA KREDIT. Prosiding Seminar Nasional Statistika, 10, 56. https://doi.org/10.1234/pns.v10i.123