Pemodelan Regresi Logistik Biner dalam Menentukan Faktor-Faktor Penyebab Timbulnya Skizofrenia

Studi Kasus Pasien Baru Rawat Jalan Poliklinik Jiwa RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang

Authors

  • Masithoh Meita Anggraeni Program Studi Statistika Universitas Padjadjaran
  • Anna Chadijah Departemen Statistika FMIPA Universitas Padjadjaran
  • Lienda Noviyanti Departemen Statistika FMIPA Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.1234/pns.v9i.47

Keywords:

skizofrenia, faktor risiko, regresi logistik biner

Abstract

Skizofrenia merupakan salah satu jenis gangguan jiwa berat yang ditandai dengan gejala -gejala seperti pembicaraan kacau, delusi, halusinasi, gangguan kognitif, terganggunya relasi personal, dan lain lain. Biasanya gejala skizofrenia pertama muncul dan terdiagnosis pada usia remaja hing ga dewasa muda, baik pada pria maupun wanita. Pada tahun 2016, World Health Organization (WHO) mencatat terdapat 21 juta orang terkena skizofrenia di dunia. Sedangkan menurut Kementerian Kesehatan RI, pada tahun 2013 prevalensi penderita skizofrenia di Indonesia mencapai 1,7 per mil dan meningkat menjadi 7,0 per mil pada tahun 2018. Gangguan jiwa skizofrenia tidak terjadi dengan sendirinya. Banyak faktor yang berperan terhadap timbulnya skizofrenia pada seseorang. Oleh karena itu, peneliti ingin mengidentifikasi besarnya kontribusi faktor-faktor risiko skizofrenia dalam memengaruhi timbulnya skizofrenia. Faktor -faktor risiko yang diteliti antara lain; usia, jenis kelamin, pekerjaan, status perkawinan, dan tingkat pendidikan pasien. Analisis dilakukan dengan analisis regresi logistik biner, dengan variabel respon adalah diagnosis skizofrenia pada pasien rawat jalan Poliklinik Jiwa RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara faktor usia dan tingkat pendidikan pasien terhadap timbulnya skizofrenia. Pasien dengan usia 25 -35 tahun memiliki risiko 3,7 kali lebih besar dibanding pasien dengan usia 15-24 tahun. Kemudian semakin tinggi tingkat pendidikan semakin kecil risiko menderita skizofrenia

Downloads

Download data is not yet available.

References

Sadock, B. J., & Sadock, V. A. (2011). Kaplan and Sadock's Synopsis of Psychiatry: Behavioral Science/Clinical Psychiatry. Pennsylvania, USA: Lippincott Williams & Wilkins.

Arif, I. S. (2006). Skizofrenia (Memahami Dinamika Keluarga Pasien). Bandung: Refika Aditama.

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fifth Edition. Arlington, VA: Sheridan Books, Inc.

World Heath Organization. (2016). World Health Statistics 2016: Monitoring health for the SDGs. Retrieved from https://www.who.int/

Kemenkes. (2013). Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS 2013. Jakarta: Balitbangkes.

Kemenkes. (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Jakarta: Balitbangkes.

Zahnia, S., & Sumekar, D. W. (2016). Kajian Epidemiologis Skizofrenia. Jurnal Majority, 5(4), 160-166.

Agresti, A. (2007). An Introduction to Categorical Data Analysis 2nd Edition. New York: John Wiley & Sons, Inc.

Dobson, A. J. (1983). Introduction to Generalized Linear Models 2nd Edition. London: Chapman & Hall.

Hosmer, D. W., & Lemeshow, S. (2013). Applied Logistic Regression 2nd Edition. London: John Wiley & Sons, Inc.

Downloads

Published

2020-12-30

How to Cite

Meita Anggraeni, M. ., Chadijah, A. ., & Noviyanti, L. . (2020). Pemodelan Regresi Logistik Biner dalam Menentukan Faktor-Faktor Penyebab Timbulnya Skizofrenia: Studi Kasus Pasien Baru Rawat Jalan Poliklinik Jiwa RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. Prosiding Seminar Nasional Statistika, 9, 48. https://doi.org/10.1234/pns.v9i.47