PENERAPAN ANALISIS KORESPONDENSI UNTUK MEMETAKAN PROVINSI-PROVINSI DI INDONESIA BERDASARKAN JUMLAH TENAGA KESEHATAN

Authors

  • Puspa Faydian Rahmah Departemen Statistika FMIPA Universitas Padjadjaran
  • Mohammad Hamid Asnawi Departemen Statistika FMIPA Universitas Padjadjaran
  • Adhiyatma Nugraha Departemen Statistika FMIPA Universitas Padjadjaran
  • Titi Purwandari Departemen Statistika FMIPA Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.1234/pns.v10i.74

Keywords:

tenaga kesehatan, analisis korespondensi, uji chi-square, nilai inersia

Abstract

Tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam pemenuhan hak asasi manusia, yang sebagaimana dijelaskan berdasarkan UU No. 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan bahwa pemerintah wajib untuk melakukan perencanaan, pengadaan serta pendayagunaan tenaga kesehatan di Indonesia. Hal ini dinilai tidak merata bahkan hingga ke pelosok Negeri. Peneliti ingin melihat sebaran mengenai jumlah fasilitas tenaga kesehatan berdasarkan provinsi di Indonesia. Data yang digunakan peneliti adalah data sekunder yang diolah oleh Sekretariat Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan yang bersumber dari Kemenkes RI pada Tahun 2021. Metode analisis yang digunakan merupakan analisis korespondensi untuk eksplorasi data dari sebuah tabel kontingensi yang bertujuan untuk melihat ada tidaknya hubungan antara variabel secara visual, dan digunakan untuk melihat kedekatan suatu kategori pada satu peubah terhadap kategori peubah lainnya. Sebelum dilakukannya analisis data, terlebih dahulu dilakukannya uji independensi yang menyatakan hasil bahwa terdapat hubungan antara jumlah tenaga kesehatan dengan tiap-tiap Provinsi di Indonesia. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistika deskriptif, analisis profil baris dan kolom, analisis nilai proporsi inersia baris dan kolom, serta grafik korespondensi. Nilai inersia yang didapatkan pada dimensi dua adalah 0.77 dan berdasarkan grafik korespondensi bidan merupakan jumlah tenaga kesehatan yang paling banyak tersebar di sebagian besar Provinsi di Indonesia, dan jumlah tenaga kesehatan yang paling sedikit tersebar di sebagian besar provinsi di Indonesia adalah dokter gigi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Y. S. Romadhona, and K. N. Siregar, “Analisis Sebaran Tenaga Kesehatan Puskesmas di Indonesia Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas,” vol. 4(2), pp. 114-121, Desember 2018

Kemenkes Republik Indonesia, Permenkes Nomor 75/2014 tentang Puskesmas, 2014

Indonesia, Undang-undang Nomor 36 Tahun 2014, Tentang Tenaga Kesehatan, 2014

Kemenkes Republik Indonesia, Profil Kesehatan Indonesia, 2020

M. J. Greenacre, “Correspondence Analysis in Practice,” New York: Chapman & Hall/CRC, 2007

L. Doey, and J. Kurta, “Coresspondence Analysis Applied to Psychological Research,” vol. 7, pp. 5-14, 2011

Mahmudi, M. Fahmi, N. E. Furqany, S. Sarah, A. Rusyana, “Analisis Korepondensi Pada Korban Kecelakaan Lalu Lintas Berdasarkan Provinsi di Indonesia,” vol4(1), pp. 49-60, 2019

A. Afif, M. A. Fahmi, “Penyebaran Penyakit Tidak Menular Berdasarkan Wilayah Puskesmas di Kota Kediri Menggunakan Analisis Korespondensi,” vol. 6(1), pp. 45-56, Maret 2021

A. C. Rencher, and W. F. Christensen, “Methods of Multivariate,” 3rd Edition, New York: John Wiley & Sons, 2002

A. A. Matjik, and I. M. Sumertajaya. “Sidik Peubah Ganda dengan Menggunakan SAS,” Bogor: IPB Press, 2011

J. F. Hair, W. C. Black, B. J. Babin, R. E. Anderson, “Multivariate Data Analysis,” 7th Edition, New Jersey: Pearson Prentice Hell

Downloads

Published

2021-12-30

How to Cite

Faydian Rahmah, P. ., Hamid Asnawi, M. ., Nugraha, A. ., & Purwandari, T. . (2021). PENERAPAN ANALISIS KORESPONDENSI UNTUK MEMETAKAN PROVINSI-PROVINSI DI INDONESIA BERDASARKAN JUMLAH TENAGA KESEHATAN. Prosiding Seminar Nasional Statistika, 10, 52–59. https://doi.org/10.1234/pns.v10i.74